Jumat, 27 April 2018

Ada Apa Dengan Pendiri Bitcoin Yang Jual Semua Aset Miliknya



Meskipun pertumbuhan nilai tukar Bitcoin terus meroket sepanjang tahun ini, ada pegiatnya yang belakangan justru bersikap skeptis terhadap masa depan dari cryptocurrency tersebut.

Emil Oldenburg, co-founder sekaligus CTO situs Bitcoin.com mengatakan bahwa investasi bitcoin saat ini merupakan salah satu bentuk investasi dengan tingkat resiko yang sangat tinggi, bahkan cenderung ekstrim.

"Saya sudah menjual seluruh Bitcoin yang saya punya dan menggantinya dengan Bitcoin cash," ujarnya saat wawancara dengan media Swedia, Breakit, seperti kutip dari Futurism, Selasa (19/12/2017).

Meskipun ia tidak mengatakan secara pasti berapa total uang yang ia peroleh, namun Emil meyakini bahwa jumlahnya sangat besar. "Seluruh gaji saya dalam tiga tahun terakhir dibayar dalam bentuk Bitcoin," katanya.

Walaupun begitu, baginya ini merupakan saatnya untuk beralih ke Bitcoin cash. Dari sekian banyak alasan yang dimilikinya, satu yang paling utama adalah likuiditas pasar dari Bitcoin.

Hal tersebut berdasarkan pada terbatasnya jumlah transaksi per detik yang dapat dilakukan melalui jaringan bitcoin. Buntutnya, biaya dan waktu transaksi akan bertambah sehingga investor-investor baru akan memenuhi pasar untuk mengejar keuntungan secara cepat.

Lalu, Emil juga mengaku bahwa jaringan bitcoin, yang menurutnya dijalankan oleh 'taliban yang fanatik bitcoin', butuh dirombak secara besar-besaran.

"Mereka menginginkannya seperti ini. Mereka melihat bitcoin sebagai emas digital, bukan sebagai barang yang dapat digunakan secara nyata," tuturnya.

"Selama jaringan ini masih dijalankan oleh orang-orang tersebut, Bitcoin tidak akan menjadi 'mata uang' yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Solusinya berada di Bitcoin cash, di sana saya melihat masa depan," paparnya menambahkan.

Selain itu, Emil mengatakan bahwa masih banyak orang yang belum mengerti risiko terhadap kepemilikan Bitcoin karena mereka hanya membelinya secara terus-menerus tanpa menjual atau menukarnya. 

"Saat mereka menyadari kebenarannya, mereka akan mulai menjualnya," pungkas Emil.

Kamis, 26 April 2018

Simak 5 Patokan Terbaik Ini dalam Memilih Kail Pancing yang Berkualitas

Simak 5 Patokan Terbaik Ini dalam Memilih Kail Pancing yang Berkualitas

Punya hobi memancing membuat siapa saja musti teliti dalam memilih perlengkapan memancing, tidak terkecuali untuk kail pancing. Kail atau mata pancing memiliki peran penting dalam kegiatan tersebut karena memiliki tugas memerangkap ikan agar tidak terlepas lagi. Berkat kail yang tepat maka ikan bisa didapatkan dengan mudah, proses strike sampai mengajak si ikan naik ke permukaan tidak memiliki tantangan berarti. Jadi, saat belanja online ataupun offline kebutuhan ini usahakan lebih teliti. 

Model mata pancing ini di pasaran cukup beragam, paling praktis adalah menengok aneka pilihan di situs belanja online. Supaya pengecekan bisa dilakukan dimana saja, kapan saja, dan tentunya bebas mencari referensi dan info seputar mata pancing. Melihat model yang beragam ini penikmat kegiatan memancing dijamin sempat merasa bingung memilih, padahal ada beberapa patokan dasar agar pilihan yang diambil benar-benar tepat dan mendukung. 

Patokan Terbaik Dalam Memilih Mata Pancing 

Adapun patokan yang dimaksudkan tentunya bertujuan untuk menyaring pilihan secara cerdas, berikut patokan tersebut: 

1. Memilih kail dari material yang kuat, 
Kail terbaik bisa didapatkan dengan memperhatikan material yang menyusunnya, sebab ada material besi dan juga baja. Keduanya kemudian diberi bahan pelapis tambahan supaya lebih kuat, meski sama-sama logam berkualitas. Namun untuk kekuatan maksimal cobalah menggunakan baja berlapis chrome sebab lebih tahan lama dan juga tahan banting. 

2. Model ujung kail yang pas, 
Model ujung kail pancing tentunya diketahui punya ragam yang sangat banyak dan dihimbau untuk tidak asal pilih. Model ini menentukan kekuatan dan teknik kail dalam memerangkap mulut ikan agar tidak mudah terlepas. Idealnya memang disesuaikan dengan jenis ikan yang diburu, sebab kebiasaan menangkap mangsa seperti apa bisa menjadi patokan dasar memilih kail yang sesuai. Namun jika bingung, Anda bisa mengambil pilihan netral yakni kail yang memiliki tiga ujung sehingga setiap sisinya memiliki ujung kail berkualitas. 

3. Bentuk kail sesuai jenis ikan tangkapan, 
Selain melirik ujung kail Anda pun perlu memperhatikan bentuk kail tersebut secara keseluruhan, mulai dari ekor sampai bagian kepala. Mengapa? Sebab terdapat perbedaan ukuran dan juga modelnya di pasaran. Jadi, Anda jangan asal memilih yang kecil karena merasa ikan di tempat Anda memancing berukuran kecil. Sebab perlu mencari yang panjangnya pas supaya bisa mencegah ikan kabur begitu saja, sebagai pertimbangan silahkan konsultasi dulu dengan penjual. 

4. Periksa reputasi merek kail tersebut, 
Sepertinya mengandalkan nama besar pabrik pembuat kail pun bisa dijadikan patokan untuk mendapatkan pilihan yang terbaik. Dikatakan demikian karena memang aktualnya pabrikan ternama yang sudah memiliki merek terkemuka biasanya memiliki mutu lebih baik. Sepasang kail boleh sama-sama terbuat dari baja namun kalau satunya tipis dan satunya tebal tentu yang tipis mudah bengkok dan perlu segera diganti. Maka merek dengan reputasi baik bisa dijadikan pilihan. 

5. Pilih harga yang sesuai kualitas, 
Kail bermerek memang senantiasa dibandrol lebih mahal, tidak peduli Anda belanja di toko online terpercaya maupun toko konvensional. Namun usahakan tidak asal mahal saja karena yang namanya penjual tentu senang mendapatkan untung berlipat-lipat. Jadi bandingkan dulu harganya karena bisa jadi toko sebelah dengan kail yang sama persis memberi harga lebih ekonomis. Kegiatan memancing pun tidak melulu membuat kantong bolong, karena kail pancing berkualitas tidak selalu dijual terlalu mahal. 

Jumat, 20 April 2018

Tahun 2018 Layanan Jaringan 5G Sudah Bisa Digunakan



Kehadiran 5G semakin mendekati kenyataan. Layanan ini bahkan diprediksi bisa dinikmati akhir 2018 di beberapa negara. 

Kondisi tersebut tak lepas dari penetapan standar 5G yang telah ditetapkan oleh The 3rd Generation Partnership Project (3GPP), organisasi yang mengatur standar seluler di kancah internasional.

AT&T, operator telekomunikasi asal Amerika Serikat telah mengumumkan rencana meluncurkan layanan 5G sesuai panduan 5G NR yang dirilis oleh 3GPP. AT&T optimistis dapat menggelar layanan jaringan seluler generasi kelima itu pada akhir 2018.

"Kami bergerak cepat untuk mulai menerapkan mobile 5G tahun ini dan mulai membuka masa depan konektivitas untuk konsumen dan bisnis," ujar Melissa Arnoldi, President AT&T Technology and Operations, dari USA Today, Jumat (5/1/2018).

"Dengan kecepatan yang lebih cepat dan latensi ultra rendah, 5G pada akhirnya akan memberikan dan meningkatkan pengalaman seperti virtual reality, mobil masa depan tanpa sopir, video 4K, dan banyak lagi," sembungnya.

AT&T mengatakan, layanan 5G yang mereka tawarkan ini didasarkan pada standar radio yang diadopsi bulan lalu oleh 3GPP.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa operator T-Mobile dan Verizon lebih dulu mengucapkan janji untuk penggelaran layanan 5G yang akan bergulir sekitar tahun ini atau pada 2019. Namun, pada akhirnya AT&T yang lebih dulu mengumumkannya.

Meski demikian, pergulatan siapa yang pertama menyediakan layanan 5G ini, tentu harus menunggu aksi nyatanya.