Berbagai Tugas Konsultan Pajak


Banyak jasa konsultan pajak Jakarta yang dengan senang hati membantu para wajib pajak untuk mengurus dan membayar pajak dengan tepat namun seminimal mungkin. Masalah pajak mungkin sederhana untuk individu dengan jumlah aset tidak banyak karena perhitungan dan jumlah pajak sedikit. 

Namun untuk sebuah perusahaan atau bisnis yang sudah besar, atau bahkan untuk individu dengan jumlah aset yang berlimpah, perpajakan bisa menjadi hal rumit yang tidak bisa ditangani sendiri dengan mudah. Proses perhitungannya pun bahkan akan memakan waktu. Karenanya, konsultan pajak sangat dibutuhkan.

Tugas-tugas Konsultan Pajak 

Menurut jurnal yang dipublikasikan secara online dengan judul "Peran Konsultan Pajak Sebagai Partner Direktorat Jenderal Pajak Dalam Sistem Pemungutan Pajak Di Indonesia", disebutkan bahwa tugas dasar konsultan pajak adalah membantu mengurus pajak untuk memenuhi kewajiban wajib pajak kepada negara. 

Namun jika dilihat dari segi ekonomi, kewajiban membayar pajak bagi wajib pajak termasuk sebuah beban, terutama untuk perusahaan / bisnis besar yang jumlah pajaknya bahkan bisa ratusan atau mungkin miliaran. 

Karena itu, konsultan pajak juga bertugas untuk mengupayakan agar jumlah pajak yang harus dibayar oleh wajib pajak bisa sesedikit mungkin, sehingga wajib pajak tidak melakukan pemborosan keuangan. Selama proses pengurusan pajak ini, konsultan akan melakukan sejumlah tugas seperti berikut:

  • Memberikan bimbingan dan informasi terkini sesuai dengan undang-undang perpajakan yang berlaku di negara masing-masing kepada wajib pajak karena biasanya wajib pajak tidak update atau bahkan kurang wawasan dalam hal ini. 
  • Membuat estimasi perhitungan dan jumlah pajak yang perlu dibayar oleh perusahaan milik si wajib pajak, atau juga pajak pribadi dari si wajib pajak.
  • Menyiapkan data-data terkait pajak yang nantinya akan dimasukkan ke formulir pajak dan dilaporkan kepada pihak yang berwenang.
  • Menyusun strategi agar jumlah pajak dari wajib pajak tidak membengkak.
  • Mendampingi wajib pajak jika ada pemeriksaan terkait pajak oleh pihak berwenang, atau ketika wajib pajak keberatan dan mengajukan banding.
  • Membuat dan mengirimkan surat permohonan untuk mengangsur pajak (atau proses penyelesaian lainnya) jika misalnya jumlah pajak si wajib pajak sangat besar dan tidak bisa langsung melunasi dalam sekali bayar.
  • Mengurus / mengisi SPT dari wajib pajak.
  • Membuat dan mengirimkan surat permohonan untuk menunda membayar pajak karena situasi tertentu yang terjadi kepada wajib pajak atau perusahaannya.
  • Mengajukan permohonan pemindahan buku dan/atau proses lain untuk menyelesaikannya. 
  • Mengajukan permohonan untuk pengembalian kelebihan atas pembayaran pajak yang dilakukan wajib pajak (atau penyelesaian lainnya).
  • Mengantisipasi kesalahan perhitungan pajak yang nantinya bisa merugikan wajib pajak.
  • Meringankan beban / tugas wajib pajak terkait perhitungan dan pembayaran pajak sehingga wajib pajak yang merupakan pemilik bisnis bisa lebih fokus pada bisnisnya tanpa dipusingkan dengan urusan pajak.
Pastikan untuk memilih konsultan pajak yang ahli, terpercaya, handal, dan sudah mengantongi izin praktik dari Direktur Jenderal Pajak (atau pihak lain yang berwenang) untuk memastikan bahwa konsultan pajak yang dipilih bukan abal-abal, sehingga berbagai tugas penting di atas bisa dilakukan dengan benar.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama