Hal Penting Yang Perlu Diketahui Sebelum Menggunakan Jasa Pengurusan SLF


Sertifikasi Laik Fungsi (SLF) merupakan dokumen yang dibutuhkan untuk menunjang keamanan gedung maupun bangunan. Dokumen ini dikeluarkan untuk memastikan bahwa bangunan tersebut aman. Jasa pengurusan SLF akan membantu anda dalam dalam proses pengurusan SLF. Berikut deretan hal penting yang diperlukan untuk mengajukan SLF.

Persyaratan Dalam Pengajuan SLF

Secara garis besar terdapat dua jenis persyaratan dalam mengurus SLF, yaitu persyaratan administratif dan persyaratan teknis. Persyaratan administratif meliputi fotokopi KTP, formulir pengajuan SLF, fotokopi surat tanah, fotokopi IMB (Izin Mendirikan Bangunan), surat kuasa, dan beberapa surat rekomendasi.

Empat jenis surat rekomendasi, yaitu rekomendasi sistem proteksi kebakaran dari Dinas Pemadam kebakaran, rekomendasi SLO instalasi listrik dari ESDM,  rekomendasi AMDAL/UKL-UPL/SPPL dari Dinas Lingkungan hidup, dan beberapa rekomendasi dari DISNAKER. Dokumen rekomendasi DISNAKER mencakup penangkal petir, alat angkat angkut, genset dan dan K3. 

Hal pertama untuk memenuhi persyaratan teknis adalah softcopy dan hardcopy gambar as built drawing struktur, arsitektur, dan utilitas. Selanjutnya ialah laporan hasil pemeliharaan bangunan, surat pernyataan pemeriksaan kelayakan, hasil uji laboratorium. Jasa pengurusan SLF juga akan memerlukan peninjauan di lokasi bangunan dan foto bangunan secara lengkap.

Empat Kategori SLF Berdasarkan Luas Dan Jenis Bangunan

Kategori pertama adalah kelas A yang meliputi bangunan bukan tempat tinggal yang memiliki lebih dari delapan lantai dan biasa ditemukan di kota kota besar. Bangunan kelas A di Indonesia sangat beragam, antara lain gedung gedung pencakar langit seperti gedung perkantoran, hotel, dan apartemen.

Selanjutnya adalah kategori kelas B yang merupakan bangunan atau gedung besar bukan tempat tinggal dan memiliki kurang dari delapan lantai. Gedung atau bangunan kelas B meliputi gedung pusat perbelanjaan, bangunan komersial, ruko, dan gedung perkantoran kecil.

Kelas C merupakan bangunan siap huni (tempat tinggal) dengan luas tanah lebih atau sama dengan 100 meter persegi. Dan terakhir adalah kelas D yang juga merupakan bangunan tempat tinggal dengan luas kurang dari 100 meter persegi. Jasa pengurusan SLF akan menawarkan tarif kelas D SLF yang jauh lebih murah dan mudah dibandingkan kelas lainnya. 

Melakukan Penyeleksian Jasa Ketiga Yang Tepat Dan Terpercaya

Cara pertama dalam memilih jasa yang tepat adalah dengan mengecek kualitas jasa tersebut berdasarkan testimoni atau referensi pelanggan lain. Layanan pengurusan SLF yang baik tidak hanya memiliki pengalaman yang luas dan rekam jejak yang baik, namun juga dapat dilihat dari pelanggan yang meninggalkan komentar positif atas kinerja jasa tersebut.

Cara selanjutnya adalah mengumpulkan dan menyeleksi harga jasa yang tersedia. Setelah mempertimbangkan semua biaya, anda dapat memilih layanan SLF yang dapat menawarkan harga yang kompetitif. Proses pengurusan SLF tidaklah mudah dan memerlukan biaya yang cukup besar, maka dari itu pilihlah tarif harga yang umum dan sesuai di pasaran.  

Tahapan terakhir dalam menyeleksi jasa ketiga yang tepat adalah memilih jasa pengurusan SLF yang sedang tidak melayani banyak permintaan pengurusan SLF. Menghindari layanan SLF yang memiliki jadwal yang ketat adalah langkah terbaik. Dengan begitu, layanan yang anda terima tidak akan setengah setengah dan proses pembuatan SLF akan berjalan lebih cepat. 

Terdapat beberapa hal penting yang perlu anda ketahui sebelum memutuskan untuk menggunakan jasa konsultan dalam proses pengurusan SLF. Kedua hal pertama adalah mengetahui persyaratan yang dibutuhkan untuk SLF dan memahami empat kelas SLF. Hal terakhir ialah menyeleksi pilihan jasa yang tepat dan terbaik.
 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama