Storyboard Sangat Membantu Dalam Pembuatan Video Explainer. Mengapa Demikian?


Dewasa ini, banyak orang yang lebih menyukai gambar-gambar menarik dan sajian konten praktis daripada tulisan panjang. Tak ayal jika video menjadi solusi alternatif untuk menarik perhatian dalam menyampaikan informasi. Meski demikian, anda sangat disarankan untuk menyusun storyboard sebelum membuat video explainer. Informasi lengkapnya, simak ulasan berikut.

Sekilas Tentang Storyboard Dan Manfaatnya

Sebagaimana namanya, storyboard merupakan susunan sketsa yang disusun secara berurutan untuk menggambarkan suatu. Storyboard sangat membantu semua tim yang tergabung dalam pembuatan video untuk menuangkan setiap ide. Storyboard bahkan berfungsi untuk memvisualisasikan cerita yang berisi arahan atau adegan yang akan digambarkan.

Mengetahui kondisi tersebut, tak ayal jika storyboard memiliki banyak manfaat dalam pembuatan video. Storyboard yang digambarkan layaknya komik ini perlu dibuat sebagai pra-visualisasi video. Dengan demikian, anda dan tim bisa memahami, mengingat dan memvisualisasi cerita yang sudah dituliskan dalam naskah untuk membuat video.

Jika dijabarkan, susunan storyboard terdiri dari sekelompok gambar dan informasi pendukung. Anda bisa meletakkan sajian informasi tersebut dalam bentuk tabel sehingga arahan yang hendak digunakan dalam menyusun video explainer mudah dipahami. Mulai dari informasi arahan audio, sudut pengambilan gambar, kamera atau hal lain yang mendukung pembuatan video.

Meski demikian, pembuatan storyboard tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Anda bahkan perlu mengkomunikasikan setiap ide dengan tim agar mudah dipahami. Selanjutnya, pembuatan storyboard dapat disempurnakan dengan kreativitas agar setiap elemen ilustrasi bisa memperlihatkan alur cerita. Disini, pembuatan storyboard sederhana dan mudah dipahami sangat direkomendasikan.

Tips Membuat Storyboard

1. Tetapkan Tujuan

Membuat video pada dasarnya tak jauh berbeda dengan membuat cerita. Disini anda perlu menetapkan tujuan secara objektif dan jelas untuk memudahkan alur cerita. Tentu saja, penjelasan menarik yang disertai dengan gambar animasi apik dapat menjadi tujuan utama agar anda menciptakan video animasi yang banyak diminati.

2. Lakukan Riset Untuk Memperkuat Ide

Jika dijabarkan, menetapkan tujuan yang jelas saja tidak cukup. Anda sebaiknya melakukan riset untuk memperkuat ide yang sudah disusun untuk menjangkau tujuan. Apalagi riset yang dilengkapi dengan data-data valid dapat menjadikan sebuah video sangat efektif dengan objektivitas yang tinggi. Riset ini pun sangat membantu untuk memperjelas alur cerita. 

3. Menentukan Kronologi Cerita

Selanjutnya, anda juga perlu menentukan kronologi cerita dengan baik sekiranya video yang anda buat memiliki informasi yang tepat dan bisa diterima oleh audiens nantinya. Terlebih lagi kronologi cerita ini bisa disusun dengan membagi cerita dalam beberapa bagian agar mudah dituangkan dalam video.

4. Membuat Sketsa Atau Gambar

Hal yang tak kalah penting dalam storyboard sehingga sangat dibutuhkan dalam membuat video animasi adalah sketsa atau gambar. Lazimnya, anda bisa memanfaatkan media tertentu untuk membuat tabel yang berisi sketsa. Jangan lupa masukkan elemen penting yang dibutuhkan untuk memaksimalkan hasil pembuatan video.

5. Tambahkan Deskripsi Atau Informasi Yang Diperlukan

Selain itu, pastikan anda sudah menambahkan detail deskripsi atau informasi yang diperlukan agar storyboard yang sudah tersusun bisa dibaca dengan jelas. Jika perlu, anda bisa menambahkan setiap informasi pada setiap frame atau adegan. Misalnya saja naskah audio yang akan dimunculkan dalam setiap adegan.

Membuat video tentang animasi atau explainer memang menjadi kesempatan karena banyak diminati. Meski demikian, anda sangat disarankan untuk membuat storyboard terlebih dahulu karena dapat membantu memaksimalkan hasil akhir pembuatan video. Tunggu apa lagi? Yuk praktikkan tips di atas dalam membuat video. 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama